Berapa Si Biaya Pernikahan Adat Bali? Ini Faktanya

Biaya pernikahan adat Bali bervariasi tergantung pada berbagai faktor, seperti lokasi acara, jumlah tamu, dan jenis paket yang dipilih. Beberapa item yang dapat menambah biaya pernikahan adat Bali termasuk pemesanan gedung adat, pemesanan tari tradisional, dan pemesanan pakaian adat. Namun, biaya rata-rata pernikahan adat Bali diperkirakan sekitar Rp 50-100 juta.

Filosofi Dalam Rangkaian Pernikahan Adat Bali

Biaya Pernikahan Adat Bali

Pernikahan adat Bali adalah salah satu tradisi yang sangat kuat di pulau Dewata. Pernikahan adat Bali merupakan perpaduan dari kearifan lokal dan tradisi Hindu yang telah lama dianut oleh masyarakat Bali. Prosesi pernikahan adat Bali dikenal dengan sebutan “ngerorod” atau “mapadik” yang artinya “mengikat” atau “menyatukan”.

Prosesi pernikahan adat Bali dimulai dengan acara “ngidih”, yang merupakan acara pengajuan pernikahan oleh keluarga calon pengantin pria kepada keluarga calon pengantin wanita. Setelah itu, akan dilakukan acara “ngedab” yang merupakan acara perjanjian harga dari calon pengantin pria kepada keluarga calon pengantin wanita.

Acara utama dalam pernikahan adat Bali adalah “ngerorod” atau “mapadik”, yaitu prosesi pernikahan yang dilakukan di hadapan para dewa dan para leluhur. Prosesi ini dilakukan dengan menyatukan dua jenis benda yang dianggap simbolik, yaitu “tongkat” dan “cawan”. Tongkat merupakan simbol dari kekuatan pria, sedangkan cawan merupakan simbol dari kelembutan wanita. Kedua benda ini diikat bersama dengan tali yang dianggap simbol dari kesatuan yang diinginkan.

Setelah prosesi pernikahan, akan dilakukan acara “meres” atau “mepandes” yang merupakan acara pemberian cinderamata dari keluarga calon pengantin pria kepada keluarga calon pengantin wanita. Acara ini dianggap sebagai tanda pengakuan dari calon pengantin pria kepada keluarga calon pengantin wanita.

Pernikahan adat Bali juga diiringi oleh berbagai tarian tradisional yang merupakan simbol dari kebahagiaan dan keharmonisan yang diinginkan dalam pernikahan. Selain itu, para tamu juga akan diberikan makan dan minum yang dianggap sebagai simbol dari keramahtamahan yang diberikan kepada tamu.

Secara umum, pernikahan adat Bali merupakan perpaduan dari kearifan lokal dan tradisi Hindu yang diiringi oleh berbagai prosesi yang dianggap simbolik dan diharapkan dapat menciptakan keharmonisan dan kebahagiaan dalam pernikahan.

Ritual pernikahan adat Bali merupakan serangkaian tahapan yang dilakukan dalam prosesi pernikahan di pulau Dewata. Beberapa ritual yang dilakukan dalam pernikahan adat Bali diantaranya:

  1. Melasti: ritual ini dilakukan sebelum prosesi pernikahan, yaitu prosesi pembersihan jiwa dan roh dari calon pengantin serta keluarga dekatnya.
  2. Ngerorod atau Mapadik: ritual ini merupakan prosesi pernikahan utama yang dilakukan di hadapan para dewa dan leluhur. Calon pengantin akan menyatukan dua jenis benda yang dianggap simbolik, yaitu tongkat dan cawan.
  3. Meres atau Mepandes: ritual ini dilakukan setelah prosesi pernikahan, yaitu prosesi pemberian cinderamata dari keluarga calon pengantin pria kepada keluarga calon pengantin wanita.
  4. Mepanggih: ritual ini dilakukan setelah prosesi pernikahan, yaitu prosesi pemberian hadiah dari keluarga calon pengantin pria kepada keluarga calon pengantin wanita.
  5. Medali: ritual ini dilakukan setelah prosesi pernikahan, yaitu prosesi pemberian medali emas yang dianggap simbol dari kesatuan yang diinginkan dalam pernikahan.
  6. Mepanggih Gedong: ritual ini dilakukan setelah prosesi pernikahan, yaitu prosesi pemberian hadiah dari keluarga calon pengantin pria kepada keluarga calon pengantin wanita dalam bentuk gedong.
  7. Pengeraman: ritual ini dilakukan setelah prosesi pernikahan, yaitu prosesi penyambutan tamu yang diundang untuk menghadiri pernikahan.
  8. Pemulangan: ritual ini dilakukan setelah prosesi pernikahan, yaitu prosesi pengantaran calon pengantin ke rumah baru.

Semua ritual ini dilakukan dengan penuh kearifan lokal dan tradisi Hindu yang diharapkan dapat menciptakan keharmonisan dan kebahagiaan dalam pernikahan.

 

Leave a Comment